Laman

Sabtu, 25 Mei 2013

AKHIR yang Menjadi AWAL


Ending kisahku dan dia gak seindah yang pernah kami impikan, dimana kami bermimpi mempunyai sebuah rumah dengan tawa riang anak-anak, bermimpi bahwa hanya dia yang ada di sampingku saat ku terbangun di pagi hari. Hubungan yang setelah sekian lama kami jalani, putus lalu kembali berkali-kali dengan alasan yang sama, kini akhirnya hubungan kami benar-benar berakhir..
Pertanyaanku setiap teringat masalah ini hanya “siapa sih yang mau ada diposisi aku?” selau dan hanya selalu itu. Ya,, benar saja, siapa yang ingin menjalin hubungan dengan orang yang jelas-jelas berbeda keyakinan dengan kita. Aku pribadi sebenarnya tak pernah menginginkan hal ini, tapi beginilah kenyataannya, hubungan ini awalnya hanya aku jalin sekedar cinta-cintaan anak SMA, tak pernah aku berpikir akan sedalam ini dan sejauh ini bersamanya. Satu tahun berlalu, 2 tahun sampai akhirnya 5 tahun kami jalanin.. semuanya baik-baik saja. Dia selalu menyayangiku dan setiap hari bertambah. Begitupun aku,, tak pernah sedikitkun aku mengizinkan laki-laki lain memasuki kehidupanku. Aku terlalu sayang dia, terlalu takut untuk kehilangan cintanya dan kasih sayangnya. Dia begitu berharga bagiku, dulu-
Tapi sekarang, semuanya berubah, aku menjalani kisah hidupku tanpa kisahnya, aku menulis kisah hidupku tanpa ada dia sebagai pemeran prianya,, aku membiarkan diriku sakit dan terpuruk dengan perpisahan ini,, saat aku menulis ini, sudah hamipr 4 bulan setelah kami berpisah, semuanya memang terlihat baik-baik saja. Tapi siapa yang tau bahwa setiap hari yang aku jalanin terasa amat berat. Aku harus terbiasa tidak mendapat pesan-pesan darinya, aku harus terbiasa tidak mendengar dering telpon dengan lagu khusus untuknya, yaa,, sampai akhirnya aku harus membiarkan laki-laki lain yang masuk di kehidupanku,,
Hidup terlalu singkat jika mengenang kisah-kisah dia dan aku, tapi jika melihat masa depan yang penuh misteri mungkin akan terasa masih panjang, masih banyak yang harus aku lalui. Kaki harus tetap melangkah, mata harus tetap melihat, tangan juga harus selalu membuat sesuatu yang berarti. Aku pastikan aku baik-baik saja tanpa kamu mantan kekasihku. Aku akan bahagia dengan kebahagiaan yang Allah sediakan untukku nanti.
Kini aku yakin, kedewasaanku semakin bertambah disaat aku mampu mengakhiri hubungan kita, yang aku sebut akhir di hubungan kita tapi merupakan titik awal di kehidupan baruku. dimana aku mampu mengambil keputusan demi sebuah hubungan yang memang tidak seharusnya terjadi, aku meninggalkanmu demi Allah, Mama, Ayah, dan orang-orang yang menyayangiku selamat tinggal Ayku.
Kisahmu tertulis untukku, GoodBye Happines,

4 komentar:

  1. semoga bahagia dengan pilihan kamu ya pus...
    aku tau kamu bisa :)

    BalasHapus
  2. terkadang kebahagiaan memang harus kita pilih din.. yeaa,, i must be happy with or without him. ehehe,,,

    BalasHapus
  3. Ohhh....GOD! your word is so deep dear
    I have a relationship with someone right now, and loosing him is the most i fear off :(
    Puspa...you will find your prince charming :) dan kenalkan ke saya ya....X

    BalasHapus
  4. this post were really from my heart miss, so this is the result. every word looks like a very deep. hahhaa,, galau2 gitu miss ceritanya,
    Mungkin inilah hidup miss, ada kalanya memiliki lalu akhirnya kehilangan. tapi keep positif miss, smoga yang kita miliki dan jalani sekarang atau nanti hanya Allah yang akan memisahkannya :')

    BalasHapus